Padang, Juni 2026 – Pendidikan yang berkualitas tidak hanya diukur dari capaian akademik, tetapi juga dari keberhasilannya membentuk insan yang beradab, berakhlak mulia, dan berkarakter Islami. Berangkat dari semangat tersebut, Direktorat Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) YPI Al Azhar menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Pendidikan Adab (B-PPA) Wilayah Sumatera Barat pada 22–23 Juni 2026 di Aula SD Islam Al Azhar 32 Padang.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam menyatukan visi dan komitmen seluruh satuan pendidikan Islam Al Azhar di Sumatera Barat untuk mengimplementasikan Pendidikan Adab sebagai budaya sekolah. Adab tidak hanya diajarkan melalui materi pembelajaran, tetapi juga dihidupkan dalam setiap aktivitas, interaksi, pembiasaan, dan keteladanan sehingga menjadi karakter yang melekat dalam kehidupan sehari-hari seluruh warga sekolah.
Bimtek diikuti oleh guru, kepala sekolah, wakil kepala sekolah, pengawas, dan unsur pimpinan dari seluruh unit Sekolah Islam Al Azhar di Sumatera Barat, yaitu TK Islam Al Azhar 32 Padang, SD Islam Al Azhar 32 Padang, SMP Islam Al Azhar 32 Padang, SD Islam Al Azhar 73 Padang, TK Islam Al Azhar 48 Bukittinggi, SD Islam Al Azhar 67 Bukittinggi, SMP Islam Al Azhar 39 Bukittinggi, TK Islam Al Azhar 53 Payakumbuh, serta SD Islam Al Azhar 65 Payakumbuh. Kehadiran seluruh unit tersebut menjadi bukti nyata sinergi dalam membangun ekosistem pendidikan yang unggul dalam ilmu, kokoh dalam iman, dan mulia dalam adab.
Acara pembukaan berlangsung khidmat diawali dengan tadarus Al-Qur'an, pembacaan ikrar, menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars Al Azhar, serta doa bersama. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Direktorat Pendidikan Dasar dan Menengah YPI Al Azhar, Dra. Hj. Ai Kiki Rokibah; Ketua Badan Pengurus Yayasan Pendidikan Bung Hatta, Prof. Dr. Nizwardi Jalinus, M.Ed; Kepala Bidang Keagamaan Direktorat Pendidikan Dasar dan Menengah YPI Al Azhar, Effen Effendi, M.Pd.I; para pengawas TK, SD, dan SMP Islam Al Azhar, kepala sekolah, wakil kepala sekolah, serta guru dari seluruh unit Sekolah Islam Al Azhar di Sumatera Barat.
Dalam sambutannya, Dra. Hj. Ai Kiki Rokibah menegaskan bahwa Pendidikan Adab merupakan identitas sekaligus ruh pendidikan Al Azhar. Menurut beliau, keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari kemampuan sekolah membangun budaya yang membentuk murid menjadi pribadi yang beriman, berilmu, berakhlak mulia, dan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.
Selama dua hari pelaksanaan, peserta mendapatkan berbagai materi strategis mengenai arah kebijakan Penguatan Pendidikan Adab, skala prioritas pembiasaan dan budaya sekolah, implementasi Pendidikan Adab pada setiap jenjang pendidikan, hingga penyusunan asesmen Pendidikan Adab. Materi disampaikan oleh para narasumber yang berpengalaman, yaitu Dra. Hj. Ai Kiki Rokibah, Effen Effendi, M.Pd.I, H. Ahmad Faisal Lubis, M.Pd.I, Fauzi Rahman, M.Pd, Indah Kurniati, S.Pd, dan Dra. Ida Maghfuroh, M.Pd.
Tidak hanya menerima materi, peserta juga mengikuti Workshop Penyusunan Asesmen Pendidikan Adab secara berkelompok sesuai jenjang sekolah. Dalam workshop tersebut, peserta menyusun indikator, menentukan skala prioritas nasional maupun sekolah, merancang pembiasaan dan budaya sekolah, hingga menyusun instrumen asesmen yang akan diterapkan di masing-masing satuan pendidikan. Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi feedback dan penyusunan Rencana Tindak Lanjut (RTL) sebagai komitmen bersama agar hasil bimtek dapat diimplementasikan secara nyata dan berkesinambungan di setiap sekolah.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh Sekolah Islam Al Azhar di Sumatera Barat memiliki persepsi dan langkah yang selaras dalam membangun budaya sekolah berbasis adab. Dengan demikian, setiap murid tidak hanya bertumbuh menjadi insan yang unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki akhlak mulia, kepedulian sosial, kedisiplinan, serta karakter Islami yang kuat sebagai bekal menghadapi tantangan zaman.
Dalam khazanah pendidikan Islam, para ulama telah lama mewariskan sebuah pesan yang menjadi pedoman sepanjang masa:
تَعَلَّمُوا الْأَدَبَ قَبْلَ أَنْ تَتَعَلَّمُوا الْعِلْمَ
Ta'allamul adaba qabla an tata'allamal 'ilma
"Pelajarilah adab sebelum mempelajari ilmu."
Nasihat tersebut mengingatkan bahwa ilmu akan menjadi cahaya yang membawa manfaat apabila ditopang oleh adab yang mulia. Filosofi inilah yang terus dihidupkan oleh Sekolah Islam Al Azhar, yakni menjadikan adab sebagai pondasi sebelum ilmu berkembang, sehingga lahirlah generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara spiritual, emosional, dan sosial.
Hal tersebut selaras dengan sabda Rasulullah ﷺ:
إِنَّمَا بُعِثْتُ لِأُتَمِّمَ صَالِحَ الْأَخْلَاقِ
"Sesungguhnya aku diutus hanyalah untuk menyempurnakan kemuliaan akhlak."
(HR. Ahmad)
Hadis tersebut menegaskan bahwa misi utama Rasulullah ﷺ adalah membangun akhlak manusia. Ilmu yang tinggi akan menjadi lebih bermakna apabila dibingkai dengan adab, karena adablah yang mengarahkan ilmu menjadi keberkahan bagi diri, keluarga, dan masyarakat.
Lebih dari sekadar kegiatan peningkatan kompetensi, Bimtek ini menjadi majelis ilmu yang mempertemukan keluarga besar Sekolah Islam Al Azhar Sumatera Barat dalam satu tekad untuk menguatkan Pendidikan Adab.
Kegiatan ini memiliki makna yang istimewa karena diselenggarakan di Ranah Minang, tanah yang telah melahirkan banyak tokoh besar bangsa. Dari bumi inilah lahir Buya Hamka, ulama, cendekiawan, sastrawan, sekaligus Imam Besar pertama Masjid Agung Al Azhar Jakarta, yang melalui dakwah dan pemikirannya memberikan warna kuat bagi berkembangnya nilai-nilai keislaman dan pendidikan di lingkungan Al Azhar. Dari Ranah Minang pula lahir Bapak Proklamator Republik Indonesia, Mohammad Hatta (Bung Hatta), sosok negarawan yang dikenal karena integritas, kecerdasan, kesederhanaan, dan keteladanannya dalam membangun bangsa.
Sebagaimana falsafah Minangkabau, "Bak Pinang Baliak Ka Tampuaknyo", Al Azhar kembali meneguhkan kiprahnya di Tanah Minang, bumi kelahiran Buya Hamka dan Bung Hatta. Kehadiran Bimtek Penguatan Pendidikan Adab menjadi simbol bahwa nilai-nilai luhur yang telah tumbuh di Ranah Minang kembali diperkuat melalui dunia pendidikan.
Melalui majelis ilmu ini, keluarga besar Sekolah Islam Al Azhar Sumatera Barat berkomitmen menghadirkan budaya adab di setiap sekolah, sehingga setiap murid tumbuh menjadi pribadi yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia.
Dengan semangat Adab Dahulu, Baru Ilmu, Al Azhar terus melangkah menghadirkan pendidikan yang memadukan kecerdasan intelektual, kekuatan spiritual, dan kemuliaan akhlak. Dari Ranah Minang, semangat itu terus tumbuh dan mengakar, mengantarkan Al Azhar semakin gemilang sebagai rumah lahirnya generasi yang beradab, berprestasi, dan memberi manfaat bagi masyarakat.